Flores Ecotourism » Berita

Cunca Wulang, Air Terjun Bulan

Air terjun Cunca Wulang terletak sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, Flores. Nusa Tenggara Timur. Dalam bahasa setempat, cunca berarti 'air terjun', dan wulang berarti 'bulan'. Konon ada yang mengatakan, bentuk air terjun ini seperti bulan.

Meski namanya belum tenar, objek wisata eksotik ini banyak dikenal hingga mancanegara. Rata-rata, 150 wisatawan asing setiap bulan berkunjung ke obyek wisata yang terletak di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat.
Yang unik, di air terjun ini terdapat ngarai, lembah sungai yang diapit oleh tebing raksasa. Air sungai terpancar dari puncak tebing berwarna jernih kehijauan. Asyiknya, pengunjung dapat melompat dari tebing, terjun ke sungai untuk berenang. Segala kepenatan dalam perjalanan dari Labuan Bajo dan Wersawe serasa sirna oleh kesegaran air terjun di situ.

Cunca Wulang berada dalam bentangan alam Mbeliling, suatu kawasan tutupan hutan yang masih lestari dengan segala keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya.

Mbeliling merupakan kawasan tutupan hutan terluas di Pulau Flores, sekitar 26.000 hektar (ha). Hutan ini mempunyai banyak peranan, di antaranya, kebutuhan air sepanjang tahun masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat berasal dari pasokan kawasan hutan ini.

Di puncak Mbeliling kita akan disuguhkan panorama alam yang memukau dan kita dapat pula menyaksikan indahnya Danau Sano Nggoang, sebuah danau berwarna hijau jernih. Luas danau ini sekitar 513 ha, dengan kedalaman mencapai 600 meter pada ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Danau Sano Nggoang dikenal pula sebagai danau vulkanik terbesar di kawasan wisata Indonesia timur.

Tak jauh dari air terjun Cunca Wulang juga terdapat satu obyek wisata serupa yang tak kalah cantik, yakni Cunca Rami di Kecamatan Sano Nggoang. Dari Cunca Wulang ke lokasi ini lebih kurang membutuhkan waktu 1,5 jam perjalanan darat.

Berita selengkapnya di Kompas

Artikel Terkait